Senin, 18 Oktober 2021
Warga UPT SMAN 11 SINJAI memperingati maulid Nabi Muhammad SAW
SINJAI, seseluruh warga UPT SMAN 11 SINJAI melaksanakan peringatan maulid nabi pada hari Selasa, 19 Oktober 2021. kegiatan ini hanya di ikuti oleh seluruh warga sekolah upt sman 11 sinjai
#OSISUPTSMAN11SINJAI
#PROTKES
#MASABAKTI2021/2022SINJAI
Kamis, 30 September 2021
SELAMAT HARI KESAKTIAN PANCASILA
SEJARAH HARI KESAKTIAN PANCASILA
Hari Kesaktian Pancasila berkaitan erat dengan kejadian G30S PKI. Latar belakang terjadinya peristiwa ini sendiri merupakan kejadian penyergapan dan eksekusi tujuh perwira militer Angkatan Darat di Jakarta dan Yogyakarta.
Ketujuh perwira tersebut antara lain adalah ajudan dari Jenderal A. H. Nasution, yang dieksekusi di Lubang Buaya, Jakarta. Secara detail, nama-namanya antara lain Ahmad Yani, Soeprapto, M. T. Haryono, Siswondo parman, D. I. Panjaitan, Sutoyo Siswodiharjo, dan Pierre Tendean. Untuk perwira yang ditangkap dan dieksekusi di Yogyakarta, ada dua nama yakni Katamso dan Soegiyono.
Hari Kesaktian Pancasila sendiri diperingati untuk mengingat jasa para perwira AD tersebut, dan menghormati perjuangannya untuk mempertahankan kesatuan Indonesia.
Tidak jauh dari perjuangan pahlawan nasional tersebut, sejarah Hari Kesaktian Pancasila juga diadakan untuk memperingati tragedi berdarah era tahun 1965 hingga 1966.
Dimana saat itu terjadi pembantaian yang dianggap sebagai anggota PKI. Aksi eksekusi tersebut tak melalui proses hukum yang sesuai undang-undang.
MAKNA HARI KESAKTIAN PANCASILA
Dengan berlatar belakang dua kejadian berdarah tersebut, Hari Kesaktian Pancasila diperingati untuk mengingat bahwa Indonesia pernah memiliki sejarah yang begitu kelam terkait dengan kemanusiaan.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini dilakukan dengan pengibaran bendera setengah tiang, sebagai wujud bela sungkawa pada korban yang berjatuhan atas peristiwa itu.
Sekaligus jadi pengingat, bahwa di masa yang akan datang agar tak terjadi kejadian serupa yang benar-benar merugikan bangsa Indonesia secara keseluruhan.
Itu tadi sedikit sejarah Hari Kesaktian Pancasila. Semoga bisa menjadi satu informasi yang berguna untuk Anda sehingga dapat lebih menghargai hak-hak kemanusiaan. Selamat menjalankan aktivitas Anda, dan ingat untuk terapkan prokes ketat.SEJARAH HARI KESAKTIAN PANCASILA
Hari Kesaktian Pancasila berkaitan erat dengan kejadian G30S PKI. Latar belakang terjadinya peristiwa ini sendiri merupakan kejadian penyergapan dan eksekusi tujuh perwira militer Angkatan Darat di Jakarta dan Yogyakarta.
Ketujuh perwira tersebut antara lain adalah ajudan dari Jenderal A. H. Nasution, yang dieksekusi di Lubang Buaya, Jakarta. Secara detail, nama-namanya antara lain Ahmad Yani, Soeprapto, M. T. Haryono, Siswondo parman, D. I. Panjaitan, Sutoyo Siswodiharjo, dan Pierre Tendean. Untuk perwira yang ditangkap dan dieksekusi di Yogyakarta, ada dua nama yakni Katamso dan Soegiyono.
Hari Kesaktian Pancasila sendiri diperingati untuk mengingat jasa para perwira AD tersebut, dan menghormati perjuangannya untuk mempertahankan kesatuan Indonesia.
Tidak jauh dari perjuangan pahlawan nasional tersebut, sejarah Hari Kesaktian Pancasila juga diadakan untuk memperingati tragedi berdarah era tahun 1965 hingga 1966.
Dimana saat itu terjadi pembantaian yang dianggap sebagai anggota PKI. Aksi eksekusi tersebut tak melalui proses hukum yang sesuai undang-undang.
MAKNA HARI KESAKTIAN PANCASILA
Dengan berlatar belakang dua kejadian berdarah tersebut, Hari Kesaktian Pancasila diperingati untuk mengingat bahwa Indonesia pernah memiliki sejarah yang begitu kelam terkait dengan kemanusiaan.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini dilakukan dengan pengibaran bendera setengah tiang, sebagai wujud bela sungkawa pada korban yang berjatuhan atas peristiwa itu.
Sekaligus jadi pengingat, bahwa di masa yang akan datang agar tak terjadi kejadian serupa yang benar-benar merugikan bangsa Indonesia secara keseluruhan.
Itu tadi sedikit sejarah Hari Kesaktian Pancasila. Semoga bisa menjadi satu informasi yang berguna untuk Anda sehingga dapat lebih menghargai hak-hak kemanusiaan. Selamat menjalankan aktivitas Anda, dan ingat untuk terapkan prokes ketat.
Rabu, 29 September 2021
Selamat Memperingati Hari Pemberontakan G30S PKI
Sebuah pengkhianatan terbesar yang dialami bangsa Indonesia, Gerakan 30 September 1965 / PKI atau G30S/PKI. Peristiwa G 30 S PKI terjadi pada malam hari tepat waktunya saat pergantian dari tanggal 30 Septemberhari Kamis, menjadi 1 Oktober pada hari Jumat tahun 1965 tepat tengah malam dengan melibatkan Pasukan Cakrabirawa dan Anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).
Gerakan ini bertujuan menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dan menginginkan pemerintahan Indonesia menjadi pemerintahan komunis. Gerakan 30 S PKI dipimpin oleh ketua saat itu, yaitu Dipa Nusantara Aidit atau sering dikenal dengan nama DN. Aidit. DN. Aidit gencar memberikan hasutan kepada seluruh masyarakat supaya mendukung PKI dengan iming-iming Indonesia akan lebih maju dan sentosa. DN. Aidit menurut pakar sejarah pada masa rezim Presiden Soeharto merupakan dalang utama gerakan 30 S PKI.
Gerakan 30 S PKI bergerak atas satu komando yang dipimpin oleh Komandan Batalyon I Cakrabirawa, Letnan Kolonel Untung Syamsuri. Gerakan ini dimulai dari Jakarta dan Yogyakarta, gerakan ini mengincar Dewan Jendral dan Perwira Tinggi. Awal mula gerakan ini hanya bermaksud menculik dan membawa para Jendral dan perwira tinggi ke Lubang Buaya. Namun, ada beberapa prajurit Cakrabirawa yang memutuskan untuk membunuh Dewan Jendral dan perwira tinggi. Jendral yang dibantai oleh PKI diantaranya Jendral Ahmad Yani dan Karel Satsuit Tubun. Sisa Jendral dan perwira tinggi meninggal dunia secara perlahan karena luka penyiksaan di Lubang Buaya.
Para Pahlawan Dewan Jendral dan Perwira Tinggi yang meninggal dunia atas kekejaman Gerakan 30 S PKI dan ditemukan di sumur Lubang Buaya adalah :
1. Letnan Jendral Anumerta Ahmad Yani (Meninggal Dunia di rumahnya, Jakarta Pusat. Rumahnya sekarang menjadi Museum Sasmita Loka Ahmad Yani)
2. Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono
3. Mayor Jendral Raden Soeprapto
4. Brigadir Jendral Donald Isaac Panjaitan
5. Mayor Jendral Siswondo Parman
6. Brigadir Polisi Ketua Karel Satsuit Tubun (Meninggal dunia di rumahnya)
7. Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo
8. Kolonel Katamso Darmokusumo (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)
9. Letnan Kolonel Sugiyono Mangunwiyoto (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)
10. Ade Irma Suryani Nasution (Putri Abdul Haris Nasution, meninggal di kejadian ini)
11. Kapten Lettu Pierre Andreas Tendean (Meninggal di kediaman Jendral Abdul Haris Nasution)
Atas kejadian yang membuat luka Bangsa Indonesia, rakyat menuntut kepada Presiden Soekarno supaya membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI). Dengan rasa terpaksa akhirnya Partai PKI yang menjadi kekuatan bagi Presiden Soekarno dalam aksi “Ganyang Malaysia” di bubarkan. Selanjutnya Presiden Soekarno memberikan mandat pembersihan semua struktur pemerintahan nya kepada Mayor Jendral Soeharto yang terkenal dengan Surat Perintah 11 Maret 1966.Sebuah pengkhianatan terbesar yang dialami bangsa Indonesia, Gerakan 30 September 1965 / PKI atau G30S/PKI. Peristiwa G 30 S PKI terjadi pada malam hari tepat waktunya saat pergantian dari tanggal 30 Septemberhari Kamis, menjadi 1 Oktober pada hari Jumat tahun 1965 tepat tengah malam dengan melibatkan Pasukan Cakrabirawa dan Anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).
Gerakan ini bertujuan menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dan menginginkan pemerintahan Indonesia menjadi pemerintahan komunis. Gerakan 30 S PKI dipimpin oleh ketua saat itu, yaitu Dipa Nusantara Aidit atau sering dikenal dengan nama DN. Aidit. DN. Aidit gencar memberikan hasutan kepada seluruh masyarakat supaya mendukung PKI dengan iming-iming Indonesia akan lebih maju dan sentosa. DN. Aidit menurut pakar sejarah pada masa rezim Presiden Soeharto merupakan dalang utama gerakan 30 S PKI.
Gerakan 30 S PKI bergerak atas satu komando yang dipimpin oleh Komandan Batalyon I Cakrabirawa, Letnan Kolonel Untung Syamsuri. Gerakan ini dimulai dari Jakarta dan Yogyakarta, gerakan ini mengincar Dewan Jendral dan Perwira Tinggi. Awal mula gerakan ini hanya bermaksud menculik dan membawa para Jendral dan perwira tinggi ke Lubang Buaya. Namun, ada beberapa prajurit Cakrabirawa yang memutuskan untuk membunuh Dewan Jendral dan perwira tinggi. Jendral yang dibantai oleh PKI diantaranya Jendral Ahmad Yani dan Karel Satsuit Tubun. Sisa Jendral dan perwira tinggi meninggal dunia secara perlahan karena luka penyiksaan di Lubang Buaya.
Para Pahlawan Dewan Jendral dan Perwira Tinggi yang meninggal dunia atas kekejaman Gerakan 30 S PKI dan ditemukan di sumur Lubang Buaya adalah :
1. Letnan Jendral Anumerta Ahmad Yani (Meninggal Dunia di rumahnya, Jakarta Pusat. Rumahnya sekarang menjadi Museum Sasmita Loka Ahmad Yani)
2. Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono
3. Mayor Jendral Raden Soeprapto
4. Brigadir Jendral Donald Isaac Panjaitan
5. Mayor Jendral Siswondo Parman
6. Brigadir Polisi Ketua Karel Satsuit Tubun (Meninggal dunia di rumahnya)
7. Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo
8. Kolonel Katamso Darmokusumo (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)
9. Letnan Kolonel Sugiyono Mangunwiyoto (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)
10. Ade Irma Suryani Nasution (Putri Abdul Haris Nasution, meninggal di kejadian ini)
11. Kapten Lettu Pierre Andreas Tendean (Meninggal di kediaman Jendral Abdul Haris Nasution)
Atas kejadian yang membuat luka Bangsa Indonesia, rakyat menuntut kepada Presiden Soekarno supaya membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI). Dengan rasa terpaksa akhirnya Partai PKI yang menjadi kekuatan bagi Presiden Soekarno dalam aksi “Ganyang Malaysia” di bubarkan. Selanjutnya Presiden Soekarno memberikan mandat pembersihan semua struktur pemerintahan nya kepada Mayor Jendral Soeharto yang terkenal dengan Surat Perintah 11 Maret 1966.
Jumat, 24 September 2021
Hari Tani Nasional
Hari Tani Nasional pertama kali diperingati sejak masa pemerintahan Presiden Ir. Soekarno yang menerbitkan Keppres No 169/1963 untuk mengenang terbitnya UU No 5/1960 tentang pokok-pokok Agraria (UUPA) yang mengamanatkan pelaksanaan reforma agraria.
Bermula saat Presiden Ir. Soekarno pada tahun 1948 berada di Ibu Kota negara RI, yakni pada saat itu Yogyakarta membentuk panitia agraria Yogya untuk merumuskan hukum agraria milik Indonesia.
Setelah itu, pada tahun 1951, Panitia Agraria Yogya berubah menjadi Panitia Agraria Jakarta karena pada saat itu Ibu Kota RI sudah kembali ke Jakarta. Nama panitia ini juga terus mengalami perubahan hingga akhirnya menjadi Rancangan Sadjarwo pada tahun 1960.
Kendati demikian, Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) terbentuk dan diterima oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabinet Gotong Royong (DPR-GR) dibawah pimpinan Haji Zainul Arifin.Hari Tani Nasional pertama kali diperingati sejak masa pemerintahan Presiden Ir. Soekarno yang menerbitkan Keppres No 169/1963 untuk mengenang terbitnya UU No 5/1960 tentang pokok-pokok Agraria (UUPA) yang mengamanatkan pelaksanaan reforma agraria.
Bermula saat Presiden Ir. Soekarno pada tahun 1948 berada di Ibu Kota negara RI, yakni pada saat itu Yogyakarta membentuk panitia agraria Yogya untuk merumuskan hukum agraria milik Indonesia.
Setelah itu, pada tahun 1951, Panitia Agraria Yogya berubah menjadi Panitia Agraria Jakarta karena pada saat itu Ibu Kota RI sudah kembali ke Jakarta. Nama panitia ini juga terus mengalami perubahan hingga akhirnya menjadi Rancangan Sadjarwo pada tahun 1960.
Kendati demikian, Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) terbentuk dan diterima oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabinet Gotong Royong (DPR-GR) dibawah pimpinan Haji Zainul Arifin.
Selasa, 14 September 2021
HARI DEMOKRASI INTERNASIONAL
Hari Demokrasi Internasional 2021 diperingati pada 15 September. Hari Demokrasi Internasional (International Day of Democracy) memberikan kesempatan untuk meninjau kembali keadaan demokrasi di dunia.
Demokrasi adalah sebuah proses sekaligus tujuan. Hanya dengan partisipasi dan dukungan penuh dari komunitas internasional, badan pemerintahan nasional, masyarakat sipil dan individu, cita-cita demokrasi dapat diwujudkan menjadi kenyataan untuk dinikmati oleh semua orang.
Nilai-nilai kebebasan, penghormatan terhadap hak asasi manusia dan prinsip menyelenggarakan pemilihan umum dengan hak pilih universal adalah elemen penting dari demokrasi. Demokrasi menyediakan lingkungan alami untuk perlindungan dan realisasi hak asasi manusia secara efektif.Hari Demokrasi Internasional 2021 diperingati pada 15 September. Hari Demokrasi Internasional (International Day of Democracy) memberikan kesempatan untuk meninjau kembali keadaan demokrasi di dunia.
Demokrasi adalah sebuah proses sekaligus tujuan. Hanya dengan partisipasi dan dukungan penuh dari komunitas internasional, badan pemerintahan nasional, masyarakat sipil dan individu, cita-cita demokrasi dapat diwujudkan menjadi kenyataan untuk dinikmati oleh semua orang.
Nilai-nilai kebebasan, penghormatan terhadap hak asasi manusia dan prinsip menyelenggarakan pemilihan umum dengan hak pilih universal adalah elemen penting dari demokrasi. Demokrasi menyediakan lingkungan alami untuk perlindungan dan realisasi hak asasi manusia secara efektif.
Senin, 31 Mei 2021
SELAMAT HARI LAHIR PANCASILA
SMAN 11 SINJAI-Hari Lahir Pancasila adalah hari di mana Pancasila pertama kali diperdengarkan kepada khalayak umum.
Pada saat tanggal 1 Juni silam, Presiden Soekarno berpidato di hadapan BPUPKI mengusulkan nama dasar negara kita dengan nama Pancasila.
Kemudian Pancasila merupakan judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno tahun 1945.
Hari lahirnya Pancasila diawali dengan adanya Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang mengadakan sidang pertama. Rumusan Pancasila berdasarkan pidato Bung Karno dirapatkan di gedung Chuo Sangi In, Jalan Pejambon 6 Jakarta yang kini dikenal sebutan Gedung Pancasila.
Kemudian setelah melewati rapat dan lain-lain akhirnya Pancasila disahkan sebagai dasar negara Indonesia merdeka pada 18 Agustus 1945 oleh BPUPKI.
Untuk itu setiap tanggal 1 Juni, di Indonesia diperingati sebagai hari kelahiran Pancasila
Segala perbedaan itu tak membuat kita jauh karena Kita Indonesia, Kita Pancasila.
Selamat Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2021.
UPT SMAN 11 SINJAI
#osisuptsman11sinjai
di juni 01, 2021
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Bagikan ke PinterestSMAN 11 SINJAI-Hari Lahir Pancasila adalah hari di mana Pancasila pertama kali diperdengarkan kepada khalayak umum.
Pada saat tanggal 1Juni silam, Presiden Soekarno berpidato di hadapan BPUPKI mengusulkan nama dasar negara kita dengan nama Pancasila.
Kemudian Pancasila merupakan judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno tahun 1945.
Hari lahirnya Pancasila diawali dengan adanya Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang mengadakan sidang pertama. Rumusan Pancasila berdasarkan pidato Bung Karno dirapatkan di gedung Chuo Sangi In, Jalan Pejambon 6 Jakarta yang kini dikenal sebutan Gedung Pancasila.
Kemudian setelah melewati rapat dan lain-lain akhirnya Pancasila disahkan sebagai dasar negara Indonesia merdeka pada 18 Agustus 1945 oleh BPUPKI.
Untuk itu setiap tanggal 1 Juni, di Indonesia diperingati sebagai hari kelahiran Pancasila
Segala perbedaan itu tak membuat kita jauh karena Kita Indonesia, Kita Pancasila.
Selamat Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2021
UPT SMAN 11 SINJAI
#osisuptsman11sinjai
di juni 01, 2021 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Jumat, 30 April 2021
AMBALAN BARANIESI BERBAGI
Ambalan BARANIESI UPT SMAN 11 SINJAI, keluarga besar Ambalan Buareng dg.parani dan Besse Rimai dengan antusias membagikan hasil donasi yang dikumpulkan selama beberapa hari dan selanjutnya disalurkan menjadi menu buka puasa bagi pengguna jalan yang melintas (30/04/2021).
Takjil dibagikan kepada pengguna jalan poros Pakkita, tepatnya di samping mesjid.
Pandemi corona yang berdampak pada semua sektor ini mendorong semangat teman-teman dari UPT SMAN 11 SINJAI untuk berbagi-bagi takjil, hal itu merupakan bentuk kepedulian dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19.
Keluarga besar UPT SMAN 11 SINJAI sangat berterimakasih kepada semua donatur dan pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.
#PramukaUptsman11sinjai
di April 2021, 2021
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Bagikan ke PinterestSINJAI, upt sman 11 sinjai, keluarga besar Ambalan Baraniesi UPT SMAN 11 SINJAI dengan antusias membagikan hasil donasi dan selanjutnya disalurkan menjadi menu buka puasa bagi pengguna jalan yang melintas dan pengantaran menu buka puasa ke beberapa kediaman masyarakat pada jumat, (30/04/2021).
Takjil dibagikan kepada pengguna jalan poros sinjai , tepatnya disamping mesjid pakkita. Menu buka puasa dibagikan kepengguna jalan yang melintas.
Pandemi corona yang berdampak pada semua sektor ini mendorong semangat teman-teman dari UPT SMAN 11 SINJAI untuk berbagi takjil, hal itu merupakan bentuk kepedulian dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat.
Keluarga besar UPT SMAN 11 SINJAI sangat berterimakasih kepada semua donatur dan pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.
#Pramukauptsman11sinjai
di april 30, 2021 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Kamis, 22 April 2021
SELAMAT HARI BUKU SEDUNIA
Hari Buku Sedunia, dikenal pula dengan Hari Bukudan Hak Cipta Sedunia dan Hari Buku Internasional, merupakan hari perayaan tahunan yang jatuh pada tanggal 23 April yang diadakan oleh UNESCO untuk mempromosikan peran membaca, penerbitan, dan hak cipta.
Hari Buku Sedunia dirayakan pertama sekali pada tanggal 23 April 1995.
Aku rela di penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” – Mohammad Hatta
KELUARGA BESAR UPT SMAN 11 SINJAI MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BUKU NASIONAL.
#OSISUPTSMAN11SINJAI
#MASA BAKTI 202//2021
di April 22, 2021
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Bagikan ke PinterestHari Buku Sedunia, dikenal pula dengan Hari Bukudan Hak Cipta Sedunia dan Hari Buku Internasional, merupakan hari perayaan tahunan yang jatuh pada tanggal 23 April yang diadakan oleh UNESCO untuk mempromosikan peran membaca, penerbitan, dan hak cipta.
Hari Buku Sedunia dirayakan pertama sekali pada tanggal 23 April 1995.
Aku rela di penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” – Mohammad Hatta
KELUARGA BESAR UPT SMAN 11 SINJAI MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BUKU NASIONAL.
#OSISUPTSMAN11SINJAI
#MASA BAKTI 2020/2021
di April 22, 2021Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Rabu, 21 April 2021
SELAMAT HARI BUMI
Satu hal yang mesti dipahami adalah bahwa umat manusia tidak bisa hidup tanpa bumi, namun planet indah ini dapat hidup tanpa manusia. Bumi bukanlah anggota dari salah satu diantara kita, namun kita-lah yang merupakan anggota dari Bumi sehingga bersikaplah sebagaimana layaknya seorang anggota. Oleh karena itulah, sadarilah bahwa bumi juga punya hak hidup tanpa polusi yang disebabkan oleh tangan-tangan jahil manusia. "The earth does not belongs to us, we belongs to earth."- Chief Seattle SELAMAT HARI BUMI UPT SMAN 11 SINJAI #osisuptsman11sinjai #2020/2021Satu hal yang mesti dipahami adalah bahwa umat manusia tidak bisa hidup tanpa bumi, namun planet indah ini dapat hidup tanpa manusia. Bumi bukanlah anggota dari salah satu diantara kita, namun kita-lah yang merupakan anggota dari Bumi sehingga bersikaplah sebagaimana layaknya seorang anggota. Oleh karena itulah, sadarilah bahwa bumi juga punya hak hidup tanpa polusi yang disebabkan oleh tangan-tangan jahil manusia. "The earth does not belongs to us, we belongs to earth."- Chief Seattle SELAMAT HARI BUMI UPT SMAN 11 SINJAI #osisuptsman11sinjai #2020/2021
Langganan:
Postingan (Atom)
MUBES (Musyawarah Besar)PRAMUKA SMAN 11 SINJAI
Minggu, 06 Februari 2021 Pramuka SMAN 11 Sinjai mengadakan Musyawarah Besar(Mubes). Musyawarah Besar (Mubes) adalah suatu forum atau tempat ...
-
SINJAI, siswa siswi UPT SMAN 11 SINJAI melaksanakan dzikir dan doa bersama yang dilaksanakan pada hari jum'at 06 Maret 2020, dan dihad...
-
SINJAI , semua siswa/siswi UPT SMAN 11 SINJAI melaksanakan kegiatan Satu Hari Belajar Diluar Kelas (Outdoor Classroom Day) pada hari Kam...
-
SMAN11SINJAI, Kamis, 1 Oktober 2020 diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan tersebut dilakukan secara rutin salah satunya...








