Jumat, 24 September 2021

Hari Tani Nasional

Hari Tani Nasional pertama kali diperingati sejak masa pemerintahan Presiden Ir. Soekarno yang menerbitkan Keppres No 169/1963 untuk mengenang terbitnya UU No 5/1960 tentang pokok-pokok Agraria (UUPA) yang mengamanatkan pelaksanaan reforma agraria. Bermula saat Presiden Ir. Soekarno pada tahun 1948 berada di Ibu Kota negara RI, yakni pada saat itu Yogyakarta membentuk panitia agraria Yogya untuk merumuskan hukum agraria milik Indonesia. Setelah itu, pada tahun 1951, Panitia Agraria Yogya berubah menjadi Panitia Agraria Jakarta karena pada saat itu Ibu Kota RI sudah kembali ke Jakarta. Nama panitia ini juga terus mengalami perubahan hingga akhirnya menjadi Rancangan Sadjarwo pada tahun 1960. Kendati demikian, Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) terbentuk dan diterima oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabinet Gotong Royong (DPR-GR) dibawah pimpinan Haji Zainul Arifin.Hari Tani Nasional pertama kali diperingati sejak masa pemerintahan Presiden Ir. Soekarno yang menerbitkan Keppres No 169/1963 untuk mengenang terbitnya UU No 5/1960 tentang pokok-pokok Agraria (UUPA) yang mengamanatkan pelaksanaan reforma agraria. Bermula saat Presiden Ir. Soekarno pada tahun 1948 berada di Ibu Kota negara RI, yakni pada saat itu Yogyakarta membentuk panitia agraria Yogya untuk merumuskan hukum agraria milik Indonesia. Setelah itu, pada tahun 1951, Panitia Agraria Yogya berubah menjadi Panitia Agraria Jakarta karena pada saat itu Ibu Kota RI sudah kembali ke Jakarta. Nama panitia ini juga terus mengalami perubahan hingga akhirnya menjadi Rancangan Sadjarwo pada tahun 1960. Kendati demikian, Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) terbentuk dan diterima oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabinet Gotong Royong (DPR-GR) dibawah pimpinan Haji Zainul Arifin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MUBES (Musyawarah Besar)PRAMUKA SMAN 11 SINJAI

Minggu, 06 Februari 2021 Pramuka SMAN 11 Sinjai mengadakan Musyawarah Besar(Mubes). Musyawarah Besar (Mubes) adalah suatu forum atau tempat ...